Pachri Sebagai Relawan Prabowo Presiden Dan Ahmad Muzani DPRRI, Menyayangkan Pemberhentian 5 Kepala SD di Kabupaten Lampung Barat, Akibat Hebohnya 46 Sekolah Kena Penipuan Setoran Dengan Modus Pembangunan infrastruktur Sekolah Dari Kementerian, Beliau Mintak Kejati Dan Polda Lampung Aktif Monitor Kasus Ini, Kalau Tidak Saya Mau Kirim Surat Terbuka Atas Nama Relawan yang ada Di Lampung Barat.
Liwa-Polemik Hangat Dan Heboh di mata publik Yang menimpa 46 Kepala sekolah yang semula di iming imingi mister jeks alias yusuf Al-Kahfi yang di kenalkan oleh sekda kabupaten Lampung Barat Menemui polemik baru, Heboh di beberapa media online dan cetak dari semua sekolah tersebut sudah mentransfer satu persen dari total pagu anggaran proyek yang telah janjikan di atas 2 sampai 5 milyar,Setelah itu Ramai-ramai di media dan menjadi trending topic, hingga pemecatan 5 kepala Sekolah tingkat dasar (SD)yang di sebut sebagai pemeran utama .
"Kami kepala sekolah di perkenalkan oleh sekretaris daerah (sekdakab) lampung Barat Drs Nukman. MM. Kepada k3s dan seluruh kepala sekolah se lampung Barat Melalui kelompok kerja kepala sekolah, kalau tingkat SD di sebut K3S, Kalau tingkat SMP Disebut MKKS, ungkap ketua K3s dan diaminkan kepala sekolah yang lain, di beberapa media cetak dan media online"
Masih Menurut beberapa kepala sekolah, Mareka di kenalkan oleh Pak sekda ke yusuf Al-Kahfi alias mister jeks disebut beliau orang kemendiknas yang mengatur bantuan Revitalisasi sekolah untuk tahun 2026,bahkan disebutkan ada orang Dinas Pendidikan Provinsi Lampung atas nama lasna wati yang mengaku pejabat disdik provinsi lampung, bahkan kami di masukan grup WA bersama, dan sudah melakukan zoom, pertemuan, hingga kami percaya.
Di lain pihak kami mintak tanggapan terhadap bung Pachri selaku ketua Relawan Ahmad Muzani DPRI(ketua MPR RI saat ini)Prabowo menjadi presiden dari jalur Partai Gerindra kabupaten Lampung Barat, menyesal kan kalau pun semua yang dimuat di media Cetak dan online tersebut benar.
"Kalau benar yang viral dan menjadi trending topic Terkait penipuan 46 kepala sekolah dan disebut kan sudah setoran awal diduga menggunakan dana BOS sekolah masing-masing dengan iming-iming dana revitalisasi sekolah dari kementrian pendidikan itu benar adanya, Saya sangat sayang kan itu semua bisa terjadi, Apa di lampung barat sudah menjadi tradisi setor menyetor,mengingat presiden prabowo Melarang dan anti dengan modus kecurangan pejabat publik seperti ini,Dan saya minta Polda Lampung dan kejati lampung menyelidiki kasus korupsi seperti ini dan di usut tuntas, agar citra aparat penegak Hukum bagus di mata publik"
Lanjut dia, kalau benar-benar itu ada, dan Korbanya 46 sekolah itu Tertipu, Memintak kami mengawal sampai tuntas dan siapa yang terlibat,kami siap,Bendera Relawan Prabowo persiden dan ahmad Muzani DPRI (sekarang ketua MPR) akan kami gunakan,Kalau ke-lima kepala sekolah yang di berhenti kan tersebut memintak kami mengawal permasalahan ini, kami siap berkordonasi dengan Kolega Pengurus Gerindra provinsi Lampung hingga Pengurus Gerindra Pusat, ataupun lewat jalur relawan, ungkap Pachri yang juga ketua DPC PWRI lampung Barat ini, dan kita akan lansung Ber komunikasi dengan mareka.
Agar ini semua menjadi pembelajaran untuk mareka yang berkuasa di Lampung Barat, jangan mentang mentang berkuasa hingga mentumbalkan kepala sekolah SD yang nota bene pejabat kecil,dan menjadi semena biarpun mareka menginstruksikan dan memfasilitasi kegiatan tersebut, Tutup dia. (Red)

Tidak ada komentar